Fismabamesir.com—Forum Informasi Silaturahmi Mahasiswa dan Alumni Bahrul Ulum (Fismaba) Mesir kembali menyelenggarakan agenda rutin bertajuk "Nyekar Najah" pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ziarah ke makam para ulama dan aulia ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan spiritual para anggota dalam menyambut Ujian Termin II di Universitas Al-Azhar yang sudah semakin dekat. Sebagai organisasi alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang di Mesir, agenda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mentalitas santri di tengah kesibukan akademik.
Tingginya antusiasme terlihat dari kehadiran sekitar 50 anggota yang memadati lokasi ziarah. Meskipun matahari Kairo mulai menyengat dengan suhu mencapai 30°C disertai embusan angin kencang, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta. Agenda yang dimulai pukul 13.30 CLT ini merupakan tradisi konsisten yang dijalankan oleh Fismaba Mesir sebagai sarana tawasul untuk memohon kelancaran serta keberkahan kepada Allah SWT dalam menghadapi ujian.
Hilmi Arif, selaku penanggung jawab acara, menekankan pentingnya keseimbangan antara usaha lahiriah dan batiniah. "Kami ingin para anggota tidak hanya siap secara intelektual, tetapi juga secara spiritual. Ziarah ini adalah cara kami menyambung sanad batin kepada para guru kami di Al-Azhar," ujarnya waktu diwawancarai. Menurutnya, mengenal lebih dekat para tokoh yang telah berjasa bagi keilmuan Islam memberikan suntikan moral signifikan sebelum masa ujian dimulai.
Kawasan Qarafah Mujawirin dan Ghafir menjadi destinasi utama pada ziarah kali ini. Para anggota mengunjungi dan mendoakan sejumlah ulama besar, di antaranya Syekh Hasan Al-Kafrawi, Syekh Yusuf Musa Al-Marshafi, Syekh Ahmad Al-Hamalawi, Syekh Muhammad Syakir, Syekh Ibrahim Al-Bajuri, Syekh Al-Amir Al-Kabir, Syekh Muhammad Abduh, Syekh Al-Ahmadi Adz-Dzawahiri, dan Syekh Mahmud Abu Daqiqah.
Prosesi tahlil dipimpin oleh anggota senior, sementara anggota lainnya bergantian menceritakan biografi ulama yang diziarahi sesuai arahan Divisi Keilmuan dan Pengembangan Minat Bakat. Selain mencari keberkahan, Nyekar Najah bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengedukasi anggota mengenai sanad keilmuan pendahulu. Perjalanan ditutup dengan doa bersama, membawa harapan akan kesiapan mental dan ketenangan batin dalam menempuh ujian termin mendatang.
