"Literasi bukan sekadar menulis, tapi cara santri mewarnai dunia dengan tinta ilmu."
Suara Fismaba Timur Tengah, atau yang lebih akrab dikenal dengan akronim Safina, merupakan lembaga otonom di bawah naungan organisasi Forum Informasi Silaturahmi Mahasiswa dan Alumni Bahrul Ulum (Fismaba) Mesir.
Lahir dari semangat untuk mewadahi intelektualitas santri di kancah internasional, Safina berfungsi sebagai pusat pengembangan literasi, jurnalistik, dan karya tulis bagi para anggotanya, yang sedang menempuh studi di kawasan Timur Tengah, khususnya Mesir.
Sejarah & Evolusi Digital
Perjalanan literasi digital Fismaba Mesir merupakan proses panjang yang penuh dinamika:
- Era Blogspot (2020): Cikal bakal media ini bermula pada 21 Januari 2020 dengan peluncuran fismababahrululum.blogspot.com. Namun, dalam perjalanannya, media ini sempat mengalami masa vakum karena berbagai kendala teknis dan manajerial.
- Kebangkitan & Transformasi (2023): Setelah melalui proses kurasi yang panjang, platform tersebut diaktifkan kembali pada 11 Maret 2023 di bawah kepemimpinan Gus An’im Bihi Kamaladin (Ketua Umum Fismaba Mesir). Pada masa ini, Saudari Dinda Inayatul Husna ditetapkan sebagai Pimpinan Redaksi (Pimred) pertama.
- Signifikansi Perkembangan: Di bawah arahan Gus Kemal dan Dinda, terjadi lompatan besar baik dari segi manajerial maupun infrastruktur web. Struktur tim website mulai terbentuk secara sistematis, dan identitas digital organisasi resmi bertransformasi dari platform Blogspot menjadi domain profesional: Fismabamesir.com.
Peresmian Safina (2026)
Melanjutkan estafet perjuangan literasi tersebut, pada tahun 2026, dibentuklah lembaga formal bernama Suara Fismaba Timur Tengah (Safina). Peresmiannya menjadi tonggak sejarah baru bagi Fismaba Mesir dalam upaya mendokumentasikan pemikiran dan kiprah anggotanya. Lembaga ini lahir di bawah kepemimpinan Zeidan Izza Faris selaku Ketua Umum Fismaba Mesir, dengan Muhammad Rofiqul Amin yang dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Safina pertama.
Visi & Filosofi
Nama Safina (yang dalam bahasa Arab berarti Bahtera) melambangkan sebuah kendaraan ilmu. Sebagaimana sejarah panjang Pondok Pesantren Bahrul Ulum (Lautan Ilmu), Safina hadir sebagai kapal yang membawa para santri mengarungi luasnya cakrawala pemikiran di bumi para nabi, lalu mendokumentasikannya dalam bentuk tulisan yang abadi.
Ruang Kontribusi
Safina percaya bahwa literasi adalah milik semua orang. Oleh karena itu, platform ini bersifat inklusif. Tak hanya diisi oleh anggotanya, Safina juga membuka kesempatan bagi para pembaca yang ingin mengirimkan tulisannya untuk diunggah di web Fismaba Mesir melalui link berikut: Kirim Artikel
Daftar Rubrik
Jama’: Berisikan tulisan tentang situs atau tempat bersejarah di Mesir, dan biografi atau cerita para ulama.
Menara Azhar: Meliputi tulisan-tulisan terkait ke-Azharan.
Ngopi: Tulisan-tulisan ringan yang hanya membutuhkan waktu seperminumkopian untuk membacanya. Meliputi artikel, esai, dan opini.
Sawarma (Sastra Warga Fismaba): Memuat karya tulis sastra. Meliputi cerpen dan puisi.
Syawir: Berisi tulisan-tulisan mengenai hasil dari kegiatan Syifa (Syawir Fismaba).
