Usai Masa Ujian, Fismaba Mesir Gelar Pembukaan Kegiatan Bersama Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum

Usai Masa Ujian, Fismaba Mesir Gelar Pembukaan Kegiatan Bersama Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum

Fismabamesir.comSetelah menempuh masa jeda selama dua bulan akibat pelaksanaan Ujian Termin II Universitas Al-Azhar, Forum Informasi Silaturahmi Mahasiswa dan Alumni Bahrul Ulum (Fismaba) Mesir kembali memulai rangkaian agenda organisasinya. Momentum tersebut ditandai dengan agenda Pembukaan Kegiatan dan Sarasehan bersama Abah KH. Imron Rosyadi Malik dan Ibu Hj. Elok Basyiroh yang berlangsung di Aula KAHHA PCI-NU Mesir, pada Ahad, 5 Juli 2026.

Pertemuan ini menjadi momen yang bermakna bagi segenap anggota Fismaba Mesir. Kehadiran beliau berdua menjadi pelepas rindu bagi para alumni terhadap suasana Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, sekaligus juga mempererat hubungan antara pengasuh dan para santri yang sedang menempuh pendidikan di Negeri Kinanah.

Acara yang dipandu oleh Aura Salsabila ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ainul Fahmi, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Fismaba Mesir, Zeidan Izza Faris. Dalam sambutannya, Zeidan melaporkan berbagai program dan perkembangan organisasi kepada Kiai Imron, mencakup kegiatan spiritual, sosial, intelektual, hingga kegiatan jasmani. Zeidan juga memaparkan geliat literasi di lingkungan Fismaba Mesir, termasuk keberhasilan penerbitan sejumlah karya berupa buku serta pengembangan situs web organisasi sebagai wadah publikasi bagi para anggota.

Usai Masa Ujian, Fismaba Mesir Gelar Pembukaan Kegiatan Bersama Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum

Memasuki agenda inti berupa sarasehan, K.H. Imron Rosyadi Malik menyoroti keistimewaan Mesir sebagai salah satu pusat peradaban dan keilmuan Islam. Beliau menjelaskan bahwa banyak kitab yang dipelajari di Pondok Pesantren Bahrul Ulum merupakan karya para ulama yang hidup, mengajar, dan dimakamkan di Mesir. Beliau juga mengungkapkan rasa bangganya kepada anggota Fismaba Mesir yang terus berupaya menjaga dan memperdalam tradisi keilmuan yang telah dipelajari di Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Kiai Imron mengajak anggota Fismaba Mesir untuk meneladani ketokohan dan akhlak para ulama yang pernah hidup di Mesir, seperti Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi. Menurut beliau, kecintaan masyarakat terhadap Syekh Asy-Sya’rawi merupakan buah dari keluasan ilmu dan manfaat yang beliau berikan kepada umat. "Wafatnya Syekh Asy-Sya’rawi yang meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan itu bukan karena jabatan, bukan karena kedudukan, tetapi karena ilmu dan manfaat yang beliau berikan," tutur beliau.

Selain itu, Kiai Imron menyinggung sosok Imam Abul Hasan Asy-Syadzili yang juga dikenal karena kedermawanan dan keteladanannya dalam kehidupan sosial. Beliau menekankan agar mahasiswa tidak hanya menuntut ilmu untuk gelar akademik, tetapi juga mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu melanjutkan estafet perjuangan para ulama dan masyayikh Bahrul Ulum.

Beliau juga berpesan agar anggota Fismaba Mesir memaksimalkan masa studi dengan prinsip: "Jadikan rintangan sebagai tantangan, jangan jadikan sebagai pantangan." Lebih lanjut, Kiai Imron mendorong para anggota untuk memperluas cakrawala keilmuan dengan berguru kepada banyak ulama dan masyayikh yang ada di Mesir, serta tidak membatasi diri hanya pada disiplin ilmu yang menjadi jurusan akademiknya. Beliau menegaskan bahwa alumni Bahrul Ulum merupakan perpanjangan tangan masyayikh dalam melanjutkan perjuangan dakwah dan pengabdian masyarakat.

Menutup sarasehan, Kiai Imron menyampaikan catatan reflektif yang menggambarkan pengalaman beliau selama berada di Negeri Kinanah, sekaligus juga pesan kepada teman-teman Fismaba Mesir:

إذا كنت في بلاد قوم فخالطهم
عرفت اللغات والثقافه وآدبهم
وأرض كنانة فيها الأشراف العلما
فجالس بهم تنل علوا ومكارما

Jika engkau berada di negeri suatu kaum, maka berbaurlah dengan mereka,
Niscaya engkau akan memahami bahasa, budaya, dan tata krama mereka.
Tanah Kinanah (Mesir) adalah tempat bagi para ulama yang mulia,

Maka duduklah (bergurulah) bersama mereka, niscaya engkau akan meraih kemuliaan dan derajat yang tinggi.

Melalui pesan tersebut, beliau mendorong para mahasiswa untuk membaur dengan masyarakat, memperluas wawasan budaya, serta memanfaatkan kesempatan belajar dari para ulama di Mesir.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendera mata berupa dua buku karya anggota Fismaba Mesir oleh ‘Abda Rifqi kepada Kiai Imron. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah-tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, menandai dimulainya kembali aktivitas Fismaba Mesir setelah masa ujian.

Pewarta: Rofiqul Amin
Editor: Abda' Rifqi
Lebih baru Lebih lama